PDAM Raih WTP ke- 8

BANJARMASIN – PDAM Bandarmasih Kota Banjarmasin kembali meraih predikat terbaik dari Kantor Akuntan Publik (KAP) Soejatna Mulyana sebagai perusahaan baik dengan opini ‘Wajar Tanpa Pengecualian’ (WTP).

Predikat yang diraih untuk ke-8 kalinya tersebut didapat setelah menunggu kurang lebih satu bulan pemeriksaan tim audit dari Kantor Akuntan Publik (KAP) dengan sistem standar akuntan keuangan entitas tanpa akuntabilitas publik (SAK-ETAP) atau evaluasi kinerja oleh BPKP.

“Berdasarkan laporan dari KAP, PDAM Bandarmasih mengalami peningkatan poin untuk tahun 2018 dibandingkan tahun 2017, kalau tahun 2017 cuma 64.00 poin dan 2018 menjadi 67.10, artinya naik 3 poin, “kata Yudha Ahmadi, dalam siaran persnya, di kantor pusat PDAM Bandarmasih, Rabu (10/7)

Ia mengatakan, untuk eva­luasi kinerja oleh BPKP Prop Kalsel berdasarkan Kepmendagri No 47 tahun 1999 dinyatakan dengan predikat baik,sedangkan berdasarkan BPPSPAM di­nyatakan perusahaan sehat.

Sedangkan, Hasil neraca keuangan PDAM Bandarmasih 2018, bisa dibanggakan. Sebab laba bersih perusahaan penyedia air itu mengalami peningkatan dibandingkan neraca tahun 2017.

“Sebelumnya laba bersih 2017 hanya Rp 13,6 miliar, sementara laba 2018 mencapai Rp 22,5 miliar,” jelasnya. Disebutkan juga ekuitas diantara penyertaan pemerintah Rp170 miliar dan penyertaan pusat YBDS Rp94 miliar.

Yudha makin percaya diri atas kinerja PDAM Bandar­masih, dan optimis perusahaan yang dipimpinnya itu mampu menambah nilai laba murni di tahun berikutnya. “Untuk tahun ini (2018) ditargetkan Rp 22 miliar,”ujar Yudha didampingi sekretaris Per­usahaan PDAM Hermansyah.

Bagi dia, predikat dan peningkatan laba diraih akibat keseriusan dan kerjasama semua elemen PDAM Bandarmasih dan dukungan pihak Pemkot Banj­ar­­masin. via/rds

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *