loader image

TPHD Diharapkan Berikan Pelayanan Terbaik

Sambutan – Asisten Bidang Administrasi Umum Setdaprov Kalsel, H Heriansyah saat menyampaikan sambutan tertulis Gubernur Kalsel sekaligus membuka pembekalan bagi Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) Kalsel tahun 2019.

BANJARMASIN – Dalam ra­ngka meningkatkan pelayanan pa­da jemaah, sebanyak 32 ora­ng Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) Provinsi Kalimantan Se­latan diberikan pembekalan meny­ambut penyelenggaraan iba­dah haji tahun 2019.

Pembekalan bagi petugas TPHD Kalsel tahun 2019 yang dis­elenggarakan Biro Kesra Set­daprov Kalsel itu dibuka Asisten Bi­dang Administrasi Umum Set­da­prov Kalsel, H Heriansyah, me­wa­kili Gubernur Kalsel, H Sah­birin Noor, Rabu (19/6) ma­lam.

Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor dalam sambutan tertulis di­bacakan Asisten Administrasi Umum Setdaprov, H He­ri­an­syah mengharapkan TPHD da­lam bertugas mampu mem­be­ri­kan pelayanan terbaik kepada je­m­­aah haji.

Tugas ini merupakan tugas na­sional sebagaimana amanat Un­dang-undang No 13 tahun 2008 ten­tang Penyelenggaraan Ibadah Ha­ji yang melibatkan berbagai in­stansi dan pihak terkait lainnya.

Pembekalan kepada TPHD Prov Kalsel, menurut Paman Bi­rin (sapaan akrabnya) me­nun­jukkan kesiapan dalam m­e­ng­ha­dapi penyelenggaraan ibadah haji.

“Saya menyambut baik pem­be­kalan ini, karena hal itu me­nun­­jukkan kesiapan kita semua da­lam menghadapi tahapan be­ri­kut­nya dalam penyelenggaraan iba­dah haji, khususnya fase ke­be­ra­ngkatan dan pemulangan j­e­ma­ah calon haji pada Embarkasi Ban­jarmasin,” sebutnya.

Paman Birin berpesan ke­pa­da TPHD Provinsi Kalsel dapat me­­n­i­ng­katkan koordinasi dalam se­­mua lini sehingga tugas dan fu­ngsi TPHD bisa berjalan se­cara maksimal dalam melayani ja­­maah.

Paman Birin juga me­ng­ing­at­kan akan pentingnya tekad dan ko­mitmen dalam menunaikan ama­nah sebagai TPHD.

Diperlukan juga pe­ng­et­a­hu­an dan wawasan yang me­madai ten­tang pen­yel­e­nggaraan haji serta kerja sama yang baik antar in­stansi dan pihak terkait se­hi­ng­ga dapat dengan cepat dan te­pat mencari solusi dan bertindak, jika menghadapi suatu per­ma­salahan.

“Karena pelayanan pen­ye­le­ng­garan ibadah haji ini me­ru­pa­kan kerja kolektif, maka di­bu­tuh­kan penguatan ker­ja­sama, ko­munikasi dan koordinasi antar in­stansi,” katanya.

Pembekalan TPHD Provinsi dan Kabupaten/Kota berlangsung se­lama 3 hari, dari tanggal 19 sam­pai dengan 21 Juni 2019. Da­lam pembeklaan ini TPHD akan dibekali berbagai pe­ng­et­a­hu­an terkait pelaksanaan dan pe­layanan ibadah haji. rny/ani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *