loader image

Harga Ayam Ditarget Sesuai Acuan

Ilustrasi. ©google

JAKARTA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama stakeholder peternak ayam ras sepakat, dalam waktu tujuh hari harga ayam hidup atau Live Bird (LB) dapat stabil dan sesuai harga acuan Kementerian Perdagangan (Ke­men­dag).

Terkait kondisi harga LB saat ini, Amran meminta Satuan Tugas Satgas) Pangan untuk dapat menelusuri pemicu rendahnya harga LB di farm gate yang masih jauh di bawah harga acuan, sehingga menimbulkan gejolak di peternak mandiri dan UMKM.

Hal ini disampaikan Amran dalam rapat koordinasi perunggasan pada hari Selasa (18/6) di Ruang Rapat Utama I Ditjen PKH yang dihadiri oleh Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Perdagangan, Intelkam Mabes POLRI, serta para anggota asosiasi GPPU, Gopan, dan PPUN.

Berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 96 Tahun 2018, harga acuan Live Bird berkisar Rp 18 ribu-Rp 20 ribu per kilogram (kg). Sedangkan  di Jawa Tengah dan Jawa Timur, harga LB berada di kisaran Rp 8.000-Rp 10 ribu per kg.

Sementara itu harga rerata daging ayam di konsumen mencapai Rp 35 ribu-Rp 40 ribu per kg. Amran me­ngu­ng­kapkan untuk menyelesaikan rendahnya harga LB ini, Kementan telah me­ngun­dang secara maraton paa pelaku pe­ru­ng­ga­san, pakar, dan unsur pemerintahan terkait untuk membahas situasi dan solusinya. rep/mb06

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *