Pemprov Bantu Korban Banjir di Tanbu

BANJARMASIN – Pemerintah provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan melalui Dinas Sosial setempat memberikan bantuan tanggap darurat kepada para korban bencana alam banjir di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu).

Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial, Dinas Sosial Provinsi Kalsel, Drs H Suryadi, MA, di Banjarmasin, kemarin menjelaskan, bantuan tanggap darurat tersebut telah didistribusikan ke lokasi banjir di Kabupaten Tanah Bumbu.

“Kita juga telah mendirikan dapur umum lapangan untuk membantu para korban bencana alam banjir tersebut yang dikelola Taruna Siaga Bencana (Tagana),” ujarnya didampingi Kasi Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam, Achmadi, SSos.

Suryadi menyebutkan, bantuan tanggap darurat yang telah didistribusikan ke lokasi bencana alam banjir di Kabupaten Tanah Bumbu tersebut tahap 2 meliputi tenda gulung sebanyak 50 lembar, matras 40 lembar.

Selain itu, selimut woll 50 potong, family kit 15 paket, kids ware 10 paket, food ware 10 paket, lauk pauk 100 paket, sandang 10 paket, makanan siap saji paket A 27 paket, makanan siap saji paket B 27 paket, makanan siap saji paket C 27 paket, makanan siap saji paket D 27 paket dan beras 3.000 Kg (tiga ton).

Sedangkan yang berasal dari APBD sosial meliputi mie instant 200 dus, air mineral 50 dus, gula 100 Kg, Kopi Susu 134 Rtg, teh 195 kotak dan APBD Alam meliputi kecap manis 240 botol, minyak goreng 50 liter, sarden 500 kalteng.

Menyinggung data sementara korban terdampak bencana alam banjir di Kabupaten Tanah Bumbu, Suryadi menyebutkan berdasarkan laporan dari daerah, Selasa (11/6) meliputi Kecamatan Karang Bintang tercatat 378 kepala keluarga (KK) atau 1.463 jiwa yakni Desa Karang Bintang 277 KK atau 1.049 jiwa dan Desa Selaselilau 101 KK atau 414 jiwa.

Kemudian, Kecamatan Sungai Loban 215 KK atau 826 jiwa meliputi Desa Sebamban Baru sebanyak 169 KK atau 676 jiwa, Desa Sebamban lama 46 KK atau 150 jiwa.

Kecamatan Mentewe 479 KK atau 1.583 jiwa meliputi Desa Dukuh Rejo sebanyak 479 KK atau 1.583 jiwa. Kecamatan Kusan Hulu 758 KK atau 2.899 jiwa meliputi Desa Anjir Baru 85 KK atau 340 jiwa, Desa Lasung 40 KK atau 160 jiwa.

Kemudian, Desa Pacakan 23 KK atau 92 jiwa, Desa Bakarangan 99 KK atau 263 jiwa, Desa Manuntung 35 KK atau 140 jiwa, Desa Sungai Rukam 67 KK atau 268 jiwa, Desa Binawara 65 KK atau 260 jiwa, Desa Mangkalapi 56 KK atau 224 jiwa.

Selanjutnya, Desa Gantung 85 KK atau 340 jiwa, Desa Hatiif 35 KK atau 140 jiwa, Desa Darasan Binjai 49 KK atau 196 jiwa, Desa Taluk Kepayang  4 KK atau 16 jiwa, Desa Tapus 50 KK atau 200 jiwa, Desa Tibarai Panjang 65 KK atau 260 jiwa.

Disamping itu, Kecamatan Satui 1.596 KK atau 5.720 jiwa, meliputi Desa Satui Timur 133 KK atau 532 jiwa, Desa Sejahtera Mulia 190 KK atau 659 jiwa, Desa Sinar Bulan 148 KK atau 558 jiwa, Desa Jombang 22 KK atau 66 jiwa, Desa Sungai Danau 996 KK atau 3.572 jiwa, Desa Satui Barat 107 KK atau 333 jiwa.

Kecamatan Kusan Hilir  264 KK atau 779 jiwa meliputi Desa Serdang 187 KK atau 529 jiwa, Desa Karya Bakti 77 KK atau 250 jiwa, Desa Satiung, Desa Pulau Tanjung, Desa Salimuran.

Kecamatan Batulicin 486 KK atau 2.071 jiwa meliputi Desa Maju Makmur 225 KK atau 900 jiwa, Desa Maju Bersama 229 KK atau 1.043 jiwa, Desa Suka Maju 32 KK atau 128 jiwa.

Namun demikian, katanya, dari bencana alam banjir yang melanda sebagian besar Kabupaten Tanah Bumbu tersebut tidak ada korban jiwa meninggal dunia. ani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *