Dua Pengendara Tewas Ditabrak ASN Mabuk

mb/ist
KECELAKAAN – Puluhan warga saat berada di tempat kejadian kecelakaan di Marabahan.

BATOLA – Kelalaian Riyan Erwan Noor dalam berkendara membuat oknum Apa­ratur Sipil Negara (ASN) Tanah Bumbu ini menewaskan dua orang dan melukai dua lainnya di Marabahan. Mirisnya hasil tes urine ASN tersebut positif me­ng­gu­nakan narkoba dan minuman keras, Senin (10/6) sekitar pukul 22.00 Wita.

Riyan diketahui ugal-ugalan me­ngen­darai mobil Honda City dari arah Ban­jar­masin menuju Marabahan. Pemuda ter­sebut mengalami tiga kali tabrakan di tiga lokasi berbeda dalam waktu hampir bersamaan.

Oknum ANS Penyuluh Perikanan Ba­tulicin yang mengendarai mobil Honda City dengan Nopol B 1753 NES cokelat me­talik ini menabrak pengendara sepeda motor Toto (42) dan Hamsani (40) di de­kat warung Ayam Gepok Jalan Ba­haudin Musa, Marabahan Kota.

Akibat tabrakan tersebut, Toto dan Hamsani meninggal dunia di tempat. Se­mentara Riyan yang diperkirakan dalam ke­adaan mabuk, memilih kembali me­ma­cu mobil ke arah Lapangan 5 Desember Ma­rabahan.

Bukan menyadari telah melakukan kesalahan yang menyebabkan nyawa ora­ng lain melayang, lagi-lagi Riyan me­nab­rak pemotor lain, Ibrahim dan Aliansyah, di dekat simpang empat Jalan Veteran Marabahan.

Akibat tabrakan tersebut, Ibrahim (43) dan Aliansyah (45) mengalami kritis. Ke­dua warga Ulu Benteng tersebut men­da­patkan perawatan intensif di IGD, Rumah Sa­kit Umum Daerah (RSUD) Abdul Aziz Marabahan.

Warga yang berada di sekitar tempat kejadian, langsung berusaha mengejar Ri­yan. Bukan langsung berhenti, Riyan malah tancap gas.

Begitu ke arah masuk arah Lapangan 5 Desember, mobil yang dikendarai Riyan akhirnya berhenti setelah menabrak warung Ahmad Majidi dan Suriyansyah di Jalan Panglima Antasari Marabahan Kota.Tabrakan tersebut membuat, warung mi­lik Ahmad Maidi dan Suriansyah ro­boh. Diperkirakan kerugian mencapai puluhan juta.

Sejurus kemudian warga ber­ham­bu­ran untuk mengamankan Riyan. Sebelum di­hadiahi bogem mentah warga, anggota Pol­res Barito Kuala mengamankan Riyan un­tuk diperiksa lebih lanjut.

Sementara jenazah Toto yang me­rupakan warga Jalan Kartini dan Hamsani da­ri Pasar Wankang, sudah dikebumikan, Selasa (11/6).

Kasat Lantas Polres Barito Kuala AKP Didik Suhartanto, mewakiki Ka­pol­res Barito Kuala, di konfirmasi Selasa ini. Peristiwa laka maut yang merengguta dua nyawa terjadi di simpang Empat Jalan Veteran, tidak jauh dari Ter­mi­nal Ma­ra­bahan Kota, Kabupaten Batola.

Lanjutnya, ada tiga TKP peritiwa laka ma­ut ini, diawali di TKP Jalan Bahaudin Mu­sa Desa Penghulu RT1, Kecamatan Marabahan, Kabupaten Batola. TKP kedua di Jalan Simpang Empat Terminal Ma­ra­bahan, TKP ke tiga di Jalan Bastun, Ma­rabahan.

Hasil olah TKP laka, pengemudi Hon­da City, sopir Ryan Erwan Noor melaju pe­sat, diduga sopir dalam pengaruh mi­nu­man keras, mobil melaju dari arah Ke­ca­matan Cerbon.

Saat TKP awal, di Jalan Bahaudin Mu­sa, Desa Penghulu RT1, Kecamatan Ma­rabahan Kota, Kabupaten Batola, dua pemotor atas nama Hadi Sutopo dan M Hasani tertabrak, pemotor tewas di TKP laka maut.

Sopir mobil bukannya berhenti, ok­num ANS di lingkup Dinas Perikanan ini malah tancap gas, mobil melaju ke dalam kota Marabahan, kembali mobil menabrak pemotor di joki Ibrahim Hadi dan Aliansyah.

Lanjutnya lagi, laka maut mobil Hon­da City B 1753 NES berbelok ke kiri, “La­ka ini dua korban tewas di TKP, satu kor­ban kritis, satu korban luka ringan, dugaan sopir ini pengguna miras atau narkoba, dari hasil tes urine dia positive,” kata AKP Didik S.

Usai menabrak pemotor, mobil kabur ke arah Jalan Bastun, lagi mobil hilang ken­dali, menabrak bangunan warung, mi­lik H Majedi, dan H Iyan, kerugian materil pu­luhan juta.

Saat ini Ryan sudah meringkuk di Sel Ta­ha­nan, Runah Tahanan Polres Barito Kuala, sementara itu peristiwa ini menjadi per­hatian serius warga masyarakatan Ma­ra­bahan Kota. sam/mb05

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *