Dorong Minat Baca Merupakan Tanggung Jawab Bersama

mb/sugiannor
PROGRAM KHUSUS – Program Perpus keliling, merupakan program khusus tahun 2019.

PARINGIN – Persoalan minat ba­ca menjadi salah satu indikator ya­ng terus diperhatikan, bukan han­ya melalui program kerja per­pustakaan daerah tapi juga oleh elemen lainnya, salah satunya ada­lah Tim Pengerak Pembinaan K­e­sejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Balangan.

Ketua TP PKK Balangan Hj Nur­sidah Ansharuddin me­ng­ung­kapkan, pihaknya terus men­do­rong peningkatan minat baca khu­susnya di kalangan anak-anak.

Upaya ini dilakukan, me­nu­rut dia, tidak terlepas dari kondisi sa­at ini peningkatan kualitas mi­nat baca anak-anak mulai ber­ku­rang, terlebih di era teknologi se­perti gadget, handphone dan ber­bagai game berbasis internet ki­an menjamur.

“Saya yakin, kita yang ter­ga­bung dalam organisasi TP PKK dan Dharma Wanita Per­sa­tuan, maupun sebagai in­di­vi­du-individu ibu rumah tangga, da­pat turut berperan penting da­lam meningkatkan minat mem­ba­ca buku bagi anak-anak. hal itu sebenarnya merupakan salah sa­tu kewajiban kita sebagai ora­ng tua terhadap keluarga dalam upa­ya mendidik anak-anak kita,“ ujar istri orang nomor satu di Bu­mi Sanggam ini saat arisan ru­tin bulanan sekaligus penyuluhan pe­ningkatan minat baca anak ya­ng dilakukan TP PKK Ba­la­ng­an, beberapa waktu lalu.

Hal ini, menurut Nursidah, gu­na tercipta karakter anak ke arah yang lebih baik, dan men­cip­takan berbagai dampak yang po­sitif terhadap pembentukan ka­ra­k­ter anak-anak.

Untuk itu, dirinya mengajak, pa­ra ibu-ibu dan kader PKK un­tuk senantiasa memperhatikan ke­gi­atan anak-anaknya, baik pen­di­dikan formalnya, pendidikan da­lam keluarga maupun pen­di­dik­an di lingkungan masyarakat ser­ta pergaulan mereka sehari-hari.

Dirinya juga meminta, agar pa­ra orang tua selalu me­na­nam­kan semangat bagi anak-anak  un­tuk gemar membaca, biasakan anak membaca buku bukan me­la­lui medsos.

“Kita harus sadari, anak-anak itu belajarnya dari meniru orang tua dan lingkungannya. jadi, sa­ngat penting bagi orang tua untuk men­jadi contoh pertama bagi anak. kalau orang tua rajin mem­baca buku, tentu anak akan me­ni­ru dan menjadi gemar mem­ba­ca,“ ungkapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Per­pus­takaan Kabupaten Balangan Mah­yudi mengakui, guna men­i­ng­katkan pelayanan terhadap mas­yarakat, pihaknya senantiasa me­nambah koleksi bukunya.

“Kita berencana akan me­nam­bah tiga ribu buah buku dari pin­jaman perpustakaan daerah pro­vinsi. Buku-buku tersebut, se­ba­gian sudah kita distribusikan ke perpustakaan yang ada di Ke­camatan,’’ ujar Mahyudi.

Penambahan koleksi buku ini, me­nurut Mahyudi, tidak terlepas da­ri usaha pihaknya dalam me­ni­ngkatkan minat dan day abaca mas­yarakat Balangan.

Ini penting menurut Mah­yu­di, sebab jumlah koleksi buku de­ng­an kebutuhan para pembaca sa­ngat berkaitan erat, dimana orang akan malas datang ke­per­pus­ta­ka­an, jika buku sebagai ba­han re­ferensi yang dibu­tuh­kan­nya ti­dak tersedia atau ter­batas.

“Sebelum adanya pe­nam­bahan ini, perpustakaan daerah ki­ta memiliki sekitar 1.150 buah bu­ku yang dipinjam masyarakat. Se­dangkan koleksi buku kita ada se­kitar 30.352 buah buka de­ng­an jumlah judul sebanyak 11.004 macam,’’ ungkapnya.

Terlepas dari itu, lanjut dia, khu­sus untuk perpustaakaan dae­rah, selain menyediakan ko­lek­si buku yang banyak pe­la­yan­an peminjaman pun dilakukan se­cara digital dan online serta tan­pa biaya atau gratis, bahkan bagi pa­ra pengunjung juga disediakan ak­ses internet gratis saat berada di perpustakaan

Selain itu, menurut dia, pi­hak­nya juga menjalankan be­be­ra­pa program guna menunjang mi­nat baca masyarkat alah sa­tunya lewat gerakan gemar mem­baca.

“Gerakan ini harus kita ja­dikan sebagai kebiasaan dan ke­bu­tuhan. Dengan demikian akan mun­cul kecintaan terhadap buku. Sa­ya juga berharap perpustakaan men­jadi pusat dan kunci belajar,” pu­ng­kasnya. SA/mb03

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *