RSUD Ulin Tagih Tunggakan BPJS

mb/ist
MENUNGGAK – Direktur Utama RSUD Ulin Banjarmasin, dr Suciati, menginginkan pihak BPJS Kesehatan agar tidak lama-lama menunggak pembayaran pasien pengguna kartu kesehatan.

BANJARMASIN – Direktur Utama RSUD Ulin Banjarmasin, dr Suciati, menginginkan pihak BPJS Kesehatan agar tidak lama-lama menunggak pembayaran pasien pengguna kartu kesehatan khususnya untuk Kota Banjar­masin dan sekitarnya.

Pasalnya, hingga Maret-April 2019, ternyata BPJS Kesehatan masih ada memiliki tunggakan pembayaran pasien pengguna kartu kesehatan kepada pihak RSUD Ulin Banjarmasin.

Dr Suciati membenarkan bahwa pihaknya sudah menyurati BPJS Kesehatan dengan harapan minggu sudah bisa dibayarkan, namun ternyata masih belum padahal bulan Maret status denda dengan tunggakan sekitar Rp 27 miliar, sedangkan April sudah di majukan sekitar Rp 28 miliar juga.

Kalau tidak dibayarkan pan­jang juga denda pem­bayaran­nya. “Kalau tidak bayar, Kita tidak bisa bayar obat, makan pasien, listrik dan air,BPJS Kesehatan diharapkan bayar minggu ini tapi ternyata belum,­”ujar Suciati didampingi Wakil Direktur Medik dan Perawatan RSUD Ulin Dr Mohammad Isa disela jumpa pres di aula Kantor RSUD Ulin Banjar­masin, Rabu (29/5).

April sudah dimajukan, Maret status denda.BPJS Kese­hatan jangan lama-lama bayar nanti akan tambah susah lagi.­Disinggung untuk pelayanan RSUD Ulin Banjarmasin terkait penunggakan pembayaran BPJS Kesehatan? Suciati menjamin pelayanan kesehatan tetap jalan di RSUD Ulin Banjarmasin seperti biasanya.

Untuk saat ini khususnya pada bulan ramadhan ini paling banyak kasus terbanyak dari data yang ada rawat jalan yakni batuk pilek, lambung kecapean makan es danlainnya.

Untuk rawat inap hipertensi, kecelakan meningkat sampai 1 dan 2 persen.Ruang paru rawat inap dan jalan siap, diarahkan ke IGD untuk sport libur panjang dilayani sampai 24 jam lamanya.

Kru IGD on time siap datang, kalau ada keracunan atau yang lainnya langsung bisa dilayani, ruang inap danlainnya seperti matras disiapkan.Di IGD itu lama masuk karena sesuai SOP yang berlaku, menunggu hasil laporan ketika masuk itu Oh ini penyakit dalam salah masuk ruangan. “ Kita akan siapkan baik tenaga medis, ruangan inap dan mat­ras siap, stanby saja,­”ujarnya­.rds

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *