Hadimi Bangun Lapangan Sepakbola Internasional

mb/yani
BERSAMA – PT Awang Sejahtera buka puasa bersama dengan anak yatim di Banjarmasin.

BANJARMASIN – Sebagai wujud kepedulianterhadap per­kem­­bangan sepakbola di Banua, PT Awang Sejahtera rencananya bangun lapangan sepakbola dengan standar internasional di Kalsel.

CEO PT Awang Sejahtera, H Anwar Hadimi, Rabu (28/5) mengatakan, bahwa proses pembangunan lapangan tersebut sudah mulai berjalan tahun ini, di kawasan Km 10 Jalan Jendral Ahmad Yani, Kecamatan Kertak Hanyar.

“Lokasinya di kawasan peru­mahan Grand Yakin, proses sudah memasuki tahap pengu­rukan lahan yang akan kita bangun semua stadion dengan menggunakan rumput Sentetis,” ujarnya.

Kendati menggunakan rum­put Sentetis namun, untuk jenis lapangan seperti itu hanya ada di beberapa kawasan di Indonesia dan nantinya Banjarmasin salah satunya nya kota yang memiliki lapangan sepakbola itu.

Ketua Umum Pengurus Provinsi Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Kalsel, H Anwar Hadimi memiliki impian di Kalsel ada lapangan sepak bola berstandar internasional. Hal ini kemudian mendorongnya untuk mem­bangun sebuah lapangan sepak bola dengan rumput sintetis.

Proyek prestisius ini bakal jadi yang pertama kalinya di Kalsel. Menurut Hadimi, pem­buatan lapangan sepak bola internasional tersebut sudah mulai digarap. “Lahan sudah ada, dalam waktu dekat alat berat akan masuk dan segera dilaksanakan pengurukan tanah.

Selanjutnya, saya akan impor rumput sintetis berkualitas sebagai alas utama lapangan sepak bola tersebut,” ungkap Hadimi di sela-sela kegiatan buka puasa bersama di Borneo Mini Waterpark, kemarin.

Ditambahkan Hadimi, lapa­ngan sepak bola yang dibangun­nya itu akan rampung pada 2021 mendatang. Dan bisa digunakan untuk latihan sepak bola bagi yang berminat.

“Mungkin klub-klub sepak bola yang ada di Kalsel berminat latihan di lapangan tersebut, tentu bisa saja saya fasilitasi. Selain itu, lapangan tersebut juga layak untuk sparing partner, namun bukan untuk kompetisi atau liga. Soalnya, saya tidak menyediakan tribun buat penonton,” sebutnya.

Di sisi lain, Hadimi menam­pik apabila lapangan sepak bola berstandar internasional yang dibangunnya itu disebut-sebut menyaingi Stadion 17 Mei yang kini juga memasuki tahap reno­vasi oleh Pemprov Kalsel.

“Tentu tidak sama sekali. Kalau Stadion 17 Mei itu jelas peruntukannya. Yakni, untuk menggelar pertandingan sepak bola seperti Liga 1. Beda jauh dengan lapangan bola yang mau saya bangun,” sambungnya.

Namun demikian, Hadimi mengakui lapangan sepak bola yang dibangun atas dana pribadi­nya itu akan sangat berkelas.

“Kalau main di lapangan tersebut, sepatu tidak akan kotor karena menggunakan rumput sintetis. Untuk rumputnya saja, saya sudah keluar ongkos Rp2 miliar. Nama lapangannya akan diumum­kan kemudian,” tan­dasnya. mad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *