Pemko Harus Cari Terobosan Tingkatan PAD

Ilustrasi. ©google

BANJARMASIN – Pemerintah kota (Pemko) Banjarmasin harus bisa mencari terobosan baru untuk meningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dalam rangka menyiasati pelaksanaan pembangunan yang selama ini masih minim.

“Pemerintah kota harus mencari terobosan meng­optimalkan PAD, karena selama ini kita lihat keter­gantungan kota terhadap anggaran transfer itu cukup besar,” ungkap Ketua Komisi II  DPRD Kota Banjarmasin Bambang Yanto Purnomo.

Politisi Partai Demokrat  ini menegaskan, rasionalisasi anggaran berupa pemangkasan  anggaran transfer, dari pemerintah pusat itu, berdampak pada program yang dijalankan pemerintah kota, tentu dampaknya pada program kota yang sudah dijalankan menjadi terganggu, karena ada pemangkasan itu maka solusinya pemerintah kota, harus memaksimalkan pendapatan untuk belanja daerah.

“Masih banyak sumber-sumber potensi PAD yang belum tergarap oleh pemerintah kota, sehingga pembangunan kota terganggu seperti sekarang ini,”tegasnya.

Dijelaskannya, untuk peningkatan PAD itu, perlu diperhatikan adalah terkait dengan data dan objek pajak sangat penting untuk dilakukan klering paling tidak, terkait pelaksanaan Perda tentang pajak dan retribusi, perlu peningkatan koordinasi antar dinas terkait, agar jangan sampai hilangnya potensi pendapatan daerah.

Seperti, wajib retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang belum mengajukan IMB, tetapi yang bersangkutan masih terus membangun dan tidak dilakukan tindakan tegas maupun penertiban bangunan, reklame tanpa izin serta wajib Pajak Bumi dan Bangunan(PBB) perlu dilakukan verifikasi dan validasi.

“Maka dari itu data sangat penting dalam upaya kita meningkatkan potensi  pendapatan daerah, sekaligus untuk melakukan pengawasan dan penindakan,”jelasnya.

Menurut Bambang, pada dasarnya DPRD sangat mendukung upaya pemerintah kota dalam peningkatan PAD itu, salah satunya sekarang pemerintah kota memiliki Perda  tentang tanda daftar usaha pariwisata.

Diharapan peraturan daerah ini menjadi payung hukum, dalam upaya pemerintah kota meningkatkan potensi PAD, dalam sektor ke­pariwisataan, potensi ini pada dasarnya merupakan peluang besar, bagi pemerintah kota dalam meningkatan PAD tersebut.

 “Dengan meningkatnya usaha pariwisata diharapkan kuantitas dari objek pajak, retribusi yang ditarik juga meningkat dan ini secara proporsional untuk peningkatan pelayanan pengguna jasa usaha pariwisata,”ujarnya.edo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *