SKPD Diminta Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan

HM Faisal Hariyadi

BANJARMASIN – DPRD Kota Banjarmasin minta seluruh Satu Kerja Perangkat Daerah (SOPD) pemerintah kota, perlu meningkatkan kinerja dan pelayanan secara optimal.

Anggota DPRD Kota Banjarmasi HM Faisal Hariyadi mengatakan, menyoroti kinerja jajaran eksekutif di lingkungan pemerintah kota, kini dinahkodai Walikota Ibnu Sina, berbagai persoalan pembangunan hingga cara kerja pejabat aparatur sipil negara (ASN) tersebut.

Terbukti banyak pekerjaan pembangunan dan pembenahan dinilai belum optimal, pada diwaktu pelaksanaannya dengan demikian, di tahun ini pihaknya berharap semua proyek dapat dilaksanakan, salah satunya proyek pembangunan Rumah Sakit Sultan Suriansyah.

Begitu juga penertiban peparkiran, sepertinya belum maksimal dalam melakukan pengawasan dan penegakan peraturan daerah, terutama terhadap parkir liar yang sekarang semarak berdiri, apabila tidak ditertibkan tentunya akan mengurangi pendapatan PAD.

Masalah kebersihan, dimana masih minimnya Tempat Pembuangan Sementara (TPS), akibatnya sampah banyak dibuang semberangan, padahal langkah proaktif untuk mengatasi sampah, tersedianya dan dibangunkannya TPS.

“Dari semua permasalahan itulah, pemerintah kota perlu meningkatkan kinerja aparatur, sehingga program yang sudah disepakati dapat terealisasi dengan cepat,”katanya.

Terkait perencanaan juga lebih parah ungkap politisi Partai Amanat Nasional (PAN), salah satunya tentang fasilitas umum dan fasilitas sosial yang diserahkan, oleh pihak pengembang, terbukti fasum dan Fasos belum benar-benar serius mengurus lahan yang sudah tersedia.

Padahal sebelumnya fasum direncanakan untuk membangunan Puskesmas dan TPS, namun hingga sekarang instansi yang bersangkutan belum mengerjakan, padahal anggaran untuk pembangunan itu, dewan sudah menganggarkan.

Kalau berkaji dari peraturan itu, fasilitas sosial perumahan merupakan fasilitas yang diadakan oleh pemerintah atau pihak swasta yang dapat dimanfaatkan, oleh masyarakat umum dalam lingkungan pemukiman.

“Seperti Puskesmas, sekolah, tempat ibadah, pasar, taman bermain, tempat olahraga, ruang serbaguna, tanpa adanya fasum dan fasos yang memadai akan membuat lingkungan menjadi lebih sulit,”ungkapnya.

Dijelaskannya, begitu juga dengan pengerjaan RS Sultan Suriansyah itu, salah satu ketidak mampuan dinas terkait dan perlu cepat disikapi dan diproses, sehingga pelaksanan pembangunan kota, tidak berjalan ditempat akibat kondornya dan ketidak berani kepala dinas, dalam melaksanakan proyek padahal merupakan kewajiban mereka.

Pembangunan RS itu, upaya memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, sebagaimana yang tertuang dalam misi visi wakikota, dimana untuk mewujudkan pembangunan dan penyediakan RS, agat tidak ada ditolak saat membawa rujukan berobat.

“Berdirinya RS Sultan Suriansyah itu, merupakan upaya pemerintah kota untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakatnya,”jelasnya.edo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *