loader image

Harga Batu Bara Anjlok

Ilustrasi. ©google

JAKARTA – Harga jual batu bara di pasar terus anjlok. Terkoreksinya harga jual komoditas ini dilandasi beberapa sebab, salah satunya perang dagang Amerika Serikat dan China yang tak kunjung reda.

Berdasarkan Harga Batubara Acuan (HBA) yang dikeluarkan Kementerian ESDM, harga batu bara mengalami penurunan dari Januari-Mei 2019. Pada Januari, HBA ditetapkan USD 92,41 per ton.

Februari 2019 turun menjadi USD 91,80 per ton, lalu pada Maret turun lagi menjadi USD 90,57 per ton. Pada April HBA menjadi USD 88,85 per ton dan Mei menjadi USD 81,86 per ton.

Presiden Direktur PT Adaro Energy Tbk (ADRO) Garibaldi ‘Boy’ Thohir mengatakan, harga batu bara memang terus turun. Meski begitu, dia memprediksi permintaan pasar ke depannya terhadap batu bara tetap stabil karena hingga kini antara produksi dan permintaan dunia masih seimbang.

“Demand masih oke, enggak naik tapi stabil. Dari sisi suplai enggak meningkat. Prediksi saya (harga) stabil,” kata dia dalam acara di Sofia at The Gunawarman, Jakarta, Rabu (15/5) malam.

Adaro merupakan salah satu perusahaan tambang batu bara terbesar di Indonesia. Boy, sapaan akrab Garibaldi, memprediksi harga batu bara masih akan stabil di atas level USD 80 per ton.kump/mb06

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *