Gubernur Peduli Dunia Kepariwisataan

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel, Drs.H.Dahnial Kifli,M.AP usai serahkan bantuan kepada Pokdarwis dan kampung sapta pesona berupa cat warna warni danlainnya.(edoy)

BANJARMASIN Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor, S.Sos, M.H  sangat peduli dengan dunia kepariwisataan yang selalu memperhatikan objek wisata dan sarana prasarananya.

Serta selalu menekankan agar menggelorakan masyarakat dalam mengembangkan objek wisata, sehingga dengan turut berpartisipasi masyarakat disekitar objek wisata menjadi sejahtera.

“Sektor kepariwisataan diharapkan kedepan menjadi tulang punggung baru ekonomi banua, jadi mulai sekarang Kalsel berupaya mengurangi ketergantungan kepada sektor pertambangan khususnya batubara,” ujar Sahbirin Noor di Banjarmasin.

Mengingat kawasan destinasi pariwisata berlokasi di wilayah  kabupaten/kota dan sebagian besar menjadi kewenangannya kabupaten/kota, Paman Birin melalui Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel H. Dahnial Kifli, M.AP  beserta memerintahkan jajaran Dinas Urusan Pariwisata kabupaten/kota untuk menindaklajuti kegiatan Road Show.

Selanjutnya kepala daerah kabupaten/kota diminta dalam perencanaan dan membangun sebuah destinasi pariwisata diwilayahnya masing-masing dapat bersinergi dengan program pemerintah pusat dan provinsi, sehingga program kabupaten/kota sinkron, selaras, dan sejalan dengan program pemerintah pusat dan provinsi.  

Untuk mengembangkan kelompok masyarakat yang dapat berperan sebagai motivator, penggerak serta komunikator dalam upaya meningkatkan kesiapan dan kepedulian masyarakat di sekitar destinasi pariwisata atau lokasi daya tarik wisata agar dapat berperan sebagai tuan rumah yang baik, Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel melaksanakan Road Show  Pelatihan Manajemen Tata Kelola Destinasi se Kalsel.

Di setiap pelaksanaan pelatihan diberikan materi sesuai arahan dari Kemenpar selain sosialisasi tentang Geopark Pegunungan Meratus oleh pejabat dari Dinas ESDM Provinsi Kalsel.

Road Show  Pelatihan Manajemen Tata Kelola Destinasi se Kalsel dilaksanakan dalam kurun waktu 4 bulan, diawali di Kota Banjarmasin  pada tanggal 08 Pebruari 2019 dan diakhiri di Kabupaten Tabalong pada tanggal 04 Mei 2019.

Dimana masing-masing Kabupaten/kota diikuti sebanyak 50 orang terdiri dari Pokdarwis/Masyarakat sekitar objek/Aparatur pedesaan/ASN dari Dinas Pariwisata sesuai bidang tugasnya.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel, Drs.H.Dahnial Kifli,M.AP mengatakan kegiatan ini dimaksudkan guna tercapainya pemahaman dan pengetahuan tentang tata kelola destinasi diseluruh elemen masyarakat dalam pengembanagn destinasi pariwisata agar dapat mewujudkan daerah tujuan wisata yang berdaya saing, meningkatkan kerjasama serta keterpaduan antara pemerintah, pengelola, dan pelaku pariwisata.

Sedangkan tujuannya agar pengelola destinasi wisata di Kabupaten/Kota memiliki pengetahuan dalam mengelola dan mengembangkan desinasi wisata.

”Sehingga sektor kepariwisataan dapat menjadi sektor unggulan dimasa mendatang yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan yang diharapkan berdampak pada peningkatan perekonomian daerah,” ujar Dahnial.

Untuk materi pelatihan yang diberikan Kebijakan Umum Pariwisata Provinsi Kalsel, Peran Pokdarwis dalam Pengelolaan ODTW, Tata Kelola Destinasi Pariwisata dan Sosialisasi Geopark Pegunungan Meratus.rds

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *