Hafal Surat Al Kahfi, Gratis 10 Liter Pertalite

BANYAK cara mengajak ke­ba­ikan di bulan Ramadan ini. Se­perti yang dilakukan pe­ng­u­sa­ha Stasiun Pengisian Bahan Ba­kar Umum (SPBU) Pert­ami­na 34-169-33, di Jalan Tegar Be­riman, Pakansari, Kecamatan Ci­binong, Kabupaten Bogor.

Bagi pengendara yang me­lin­tas di sana akan ditawarkan 10 liter BBM Pertalite secara cu­ma-cuma. Namun, syarat ha­rus bisa menghapal salah satu su­rat di Alquran. Di SPBU itu ada Spanduk terpapang di ge­r­bang masuk SPBU dengan ka­li­mat ‘Promo Jumat Berkah Gra­tis 10 Liter Pertalite hanya un­tuk penghafal Q.S Al Kahfi se­tiap hari Jumat jam 13.00 – 15.00 WIB’.

Ajakan itu dipelopori sang pe­mi­lik SPBU, Hj. Maryeni Tu­lus, seorang pensiunan pe­ga­wai negeri yang kini men­ja­bat Ketua Koperasi Sayaga KORPRI Kabupaten Bogor.

Maryeni dengan semangat me­ng­ajak siapapun yang mam­pu melantunkan surat berjumlah 110 ayat tersebut dapat mem­ba­wa pulang voucher Pertalite 10 liter. Dia mengisahkan, ke­bi­jakan ini sebetulnya sudah di­te­rapkan sejak Agustus tahun 2018 lalu. Di mana setiap hari Jumat pelanggannya diajak un­tuk menghafal surat Al Khafi.

“Ini ajakan kami sebagai mus­lim. Al Khafi disunnahkan se­tiap Jumat terutama usai wak­tu Salat Ashar. Tapi sejak sa­tu tahun berjalan kapan pun bi­sa datang ke sini,” katanya.

Untuk mengujinya, kata Mar­yeni, dirinya turut lang­su­ng mendampingi orang yang ha­fal surat Alkhafi tersebut. Ku­rang lebih satu jam terg­a­n­tu­ng orang seberapa fasih ­men­yelesaikan hafalannya.

Cara kedua, dengan men­ye­but secara acak ayat per ayat. Menurut dia, sudah satu ta­hun program ini dilaksanakan ru­tin, tak hafal berapa banyak  mas­yarakat yang datang ke si­ni. Kebijakan ini membawa ke­ber­kahaan tersendiri bagi se­lu­ruh pengurus koperasi di SPBU.

“Alhamdulllah awalnya ing­in memotivasi dan omzet ka­mi meningkat dan merasakan k­e­berkahan ini,” katanya. Maryeni menceritakan, ban­yak momen haru yang dia ingat saat mendampingi orang yang me­lantunkan surat Al Khafi. Ban­yak orang yang tergerak ha­ti­­nya untuk mengingat Alquran dan mengamalkannya.

Misalnya, kata Maryeni, saat pe­ngendara lain tergugah mem­be­­rikan hadiah ke penghafal Al Kah­fi. Mereka langsung mem­be­rikan atau menitipkannya ke pi­hak SPBU.

“Ada yang datang ke kantor dan melihat anak yang membaca Al­quran lalu kemudian bertanya  itu siapa?. Lalu orang itu mem­be­rikan hadiah menyampaikan ke­ba­nggaannya dan terharu. Dan ini memang rezekinya orang ya­ng menghafal itu dari Allah. Ka­re­na ada juga orang mampu ber­mo­bil ikut tantangan ini. Karena mo­ti­vasinya mengajak menghafal Al­quran,” tutur Maryeni. viv/mb06

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *