Gubernur Kalteng Instruksikan OPD Kurangi Perjananan Dinas

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar mengu­rangi perjalanan dinas  aparatur sipil negara (ASN) di lingkup pemerintah provinsi tersebut.

“Saya telah memerintahkan Sekretaris Daerah Kalteng untuk menindaklanjutinya, sehingga per­jalanan dinas yang dilakukan ASN tidak terlalu tinggi,” kata Sugianto di hubungi dari Palangka Raya, Selasa.

Pada 2016-2017 perjalanan dinas yang dilakukan ASN pemprov telah menurun, namun dalam beberapa waktu terakhir tampaknya kembali mengalami peningkatan.

Untuk itu, katanya,  hal ini kembali menjadi perhatiannya selaku kepala daerah. Sekda Kalteng diminta segera mengoordinasikannya bersama seluruh jajaran pimpinan OPD, sehingga perjalanan dinas yang dila­kukan benar-benar efektif dan efisien.

“Saya ingin mengutamakan pela­yanan publik atau masyarakat, agar bisa terwujud secara konkrit dan bisa dilakukan secara prima dan optimal,” ujarnya.

Ia mengatakan pihaknya tidak ingin akibat perjalanan dinas yang dilakukan ASN cukup tinggi menyebabkan  menurunnya kualitas pelayanan publik di lingkup Pemprov Kalteng. Untuk itu kebijakan terkait hal itu, hendaknya bisa diatur dengan baik sehingga tidak berdampak buruk terhadap kinerja.

Setiap perjalanan dinas yang dilakukan, diharapkan memberikan dampak positif secara nyata terhadap jalannya pembangunan di Kalteng, sehingga dana yang digunakan untuk kegiatan tersebut, benar-benar ber­manfaat dan dirasakan hasilnya oleh masyarakat.

Kemudian ia juga menjelaskan, setiap pengambilan kebijakan yang dilakukan oleh pemprov harus ber­dasarkan perhitungan yang matang dengan memerhatikan semua aspek sebagai bahan pertim­bangannya.

“Terlebih jika hal itu berkaitan dengan penggunaan anggaran. Saya tidak ingin akibat salah perhitungan, membuat penggunaan anggaran menjadi berat dan memengaruhi kualitas pelayanan publik,” katanya.

Menurutnya, semua itu dilaku­kan agar program prioritas Pemprov Kalteng bisa diwujudkan, meliputi bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan serta ekonomi dalam arti luas. Agar kebutuhan daerah dan masyarakat bisa dipenuhi sesuai harapan dari semua pihak. an/ani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *