Kalteng Naikan Gaji Guru Honorer Tahun Depan

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran menjelaskan, kenaikan gaji guru honorer tingkat SMA sederajat rencananya baru akan direalisasikan pada tahun 2020 dan kebijakan itu bukanlah untuk kepentingan politik menghadapi pemilihan gubernur.

“Rencana kenaikan gaji guru honorer ini sebagai komitmen dari pemerintah provinsi untuk mening­katkan kesejahteraan guru di Kalteng,” kata Sugianto di Palangka Raya, Senin.

Akan direalisasikannya rencana kenaikan gaji guru honorer pada tahun depan, dikarenakan kondisi keuangan atau anggaran daerah baru memung­kinkan pada tahun tersebut.

Nantinya gaji guru honorer SMA sederajat yang menjadi kewenangan dari pemprov, di­rencana­kan setara dengan upah minimum provinsi (UMP).

“Tahun 2016 saya baru jadi Gubernur dan tidak mungkin langsung menaikannya. Kemudian dari tahun ke tahun anggaran daerah mulai menga­lami peningkatan, hingga diharapkan pada 2020 bisa direalisasikan secara bertahap,” jelasnya.

Sugianto memaparkan, dalam setiap pengambilan kebijakan pemprov harus memerhatikan semua aspek, terlebih jika hal tersebut berkaitan dengan penggunaan anggaran. Pihak­nya tidak ingin akibat salah perhi­tungan, membuat penggunaan ang­garan pendapatan dan belanja daerah (APBD) menjadi berat.

Pemprov Kalteng optimistis rencana kenaikan gaji guru honorer SMA sederajat bisa direalisasikan pada tahun 2020. Hal itu berdasarkan kenaikan anggaran dari tahun ke tahun dan porsi antara belanja langsung dan belanja tidak langsung yang menun­jukkan kestabilan.

“Setiap keputusan harus melalui perhitungan matang, kami tidak ingin begitu diputuskan, ujung-ujungnya memberatkan anggaran dan meng­ganggu pelayanan publik,” terang Sugianto.

Selain upaya meningkatkan kesejahteraan guru honorer, hal ini dilakukan juga untuk memajukan dunia pendidikan di Kalteng. Sebab jika tenaga pendidiknya sejahtera, tentu kualitas belajar dan mengajar di sekolah pun akan lebih maksimal.

Pihaknya pun meminta kepada semua guru yang ada di Kalteng, baik di wilayah perkotaan maupun pelosok perdesaan, untuk semangat bekerja dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang dimiliki. an/ani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *