TPID Tapin Pantau Harga Sembilan Kebutuhan Pokok

mb/herman
PENGENDALI INFLASI – Sekda Tapin H Masyraniansyah SP MMA MP bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah saat memantau harga kebutuhan 9 (sembilan) bahan Pokok di Pasar Raya Kraton didampingi pimpinan SOPD terkait lingkup Pemkab Tapin.

RANTAU,- Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kab.Tapin siap lakukan operasi pasar untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok pada saat ramadhan dan menjelang hari raya idul fitri, hal itu di­sam­paikan Hj Lailian Noor Ketua TPID Tapin yang juga Kepala Bagian Ekonomi dan Pem­ba­ngunan (Ekobang) Setda Tapin, kemarin.

Dijelaskan Hj Lailian Noor, TPID dapat melakukan operasi pasar jika harga-harga kebutuhan pokok sudah tidak terkendali dan mengalami lonjakan harga yang sangat tinggi.

Namun dari hasil mo­ni­to­ring harga kebutuhan pokok di beberapa pasar tradisional di Kab.Tapin, kenaikan harga masih dalam batas yang wajar, hanya beberapa komoditi sayuran yang mengalami kenaikan seperti cabai dan tomat.” ungkapnya.

Sedang beberapa barang lain, ada yang mengalami penurunan harga seperti bawang merah, ada yang tetap dan ada juga yang naik tetapi tidak terlalu besar.

Beberapa barang kebutuhan pokok seperti gula dan beras jika terus mengalami kenaikan, Warung TPID bisa melakukan operasi pasar bekerjasama dengan buloq guna me­nu­runkan harga.

“Akan tetapi saat ini kenaikan masih dalam batas wajar berkisar antara Rp.200 sampai Rp.1.000,” kata Hj Lailian Noor.

Namun kita akan tetap berkordinasi dan akan me­ng­ge­lar rapat, jika memang TPID perlu turun tangan, kita akan melakukan operasi pasar dengan menjual sembako, seperti beras dan gula dengan harga yang lebih murah, karena langsung dari buloq, tam­bah­nya.

Dikatakan Hj Laillian Noor, warung TPID memang sudah ada, namun kita menunggu arahan, apa perlu dilakukan operasi pasar untuk menstabilkan harga pasar, jika memang diperlukan TPID akan berjualan.her/mb03

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *