Din Jaya Mengadu Uangnya Raib ke Bank

mb/edoy
MENGADU – Seorang nasabah dan puluhan warga mendatangi Bank Mandiri mengadu kehilangansejumlah uang di rekening nasabah Bank Mandiri tanpa melakukan transaksi.

BANJARMASIN – Puluhan warga mengadu adanya dugaan pembobolan rekening uang nasabah bank milik pemerintah tanpa adanya transaksi dari pemilik rekening.

Para nasabah Bank Mandiri minta pertanggungjawaban pihak bank untuk menjelaskan dan memperbaiki sistem rekening uang di bank tersebut.

Sempat beberapa lama menunggu, belasan masyarakat tersebut berorasi di depan pintu masuk kantor Bank Mandiri yang terletak di Jalan Lambung Mangkurat di Banjarmasin menjadi perhatian masyarakat. Belasan masyarakat tersebut dihadang oleh satuan pengamanan Bank Mandiri baik di luar maupun dalam lahan parkirnya.

Salah satu nasabah Bank Mandiri yang uangnya raib yakni Ketua Forum Peduli Bangsa dan Negara (Forpeban) Kalsel, Din Jaya, membenarkan uang di rekening Bank Mandiri miliknya raib tanpa adanya transaksi dengan total kerugian kurang lebih Rp9,7 juta.

“Intinya aksi tadi untuk memberitahukan adanya pem­bobolan ATM yang dibobol bukan orang lain tapi saya sendiri, yang terjadi pada tanggal (11/4) malam, yang mengejutkan setelah ada penarikan pertama Rp 5 juta lebih dan Rp 4 juta lebih ada di telpon dari 0221 mungkin dari pusat yang menanyakan apakah ada transaksi yang anehnya saya tidak ada melaku­kan transaksi,” ujar Din Jaya di sela orasi di depan halaman parkir Bank Mandiiri di Banjarmasin, Senin (29/4).

Karena tidak puas walaupun rekening sudah diblokir, besok lapor ke Bank Mandiri cabang Samudra ada beberapa hal yang dicatat. Katanya paling lama 5 hari akan dilakukan penggantian, setelah ditunggu sampai tanggal 25 April belum ada jawaban.

“Setelah kita kirim surat demo akhirnya ada penggantian tanggal 26 April. Yang kita prihatinkan kenapa sampai tidak amannya pengamanan uang nasabah, padahal ini kan bank besar,” tandasnya.

Bayangkan orang tidak tahu dibobol berdiam saja. “Alham­dulillah kita tau maka terbong­karlah pembobolan uang nasabah ini, artinya tidak aman sehingga dapat dibobol, mungkin kita ini yang kesekian kalinya,” jelas Din Jaya.

Diimbau kepada nasabah Bank Mandiri yang ingin mena­baung agar di cek dulu setiap saat saldo mereka siapa tau ber­kurang-berkurang. Alasanya prosdur tetapi setelah kami lapor ke Bank Mandiri sampai tanggal 26 April baru diganti uang saya, itupun setelah ada surat aksi demo ke Bank Mandiri,” ujarnya.

Saat diminta konfirmasi kepada pihak Bank Mandiri, tidak ada satupun yang berani memberikan keterangan namun pihak Bank Mandiri hanya meminta apa saja pertanyaan wartawan akan ditampung untuk disampaikan kepada pimpinannya di Bank Mandiri.rds

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *