BPBD Waspadai Intensitas Hujan Tinggi

mb/sugiannor
RAWAN BANJIR – Anggota TRC BPBD Balangan saat melakukan pengecekan ke lokasi rawan banjir.

PARINGIN – Beberapa ter­ak­hir, hujan turun dengan intensitas cu­kup tingginya terjadi di Ka­bu­paten Balangan, dengan kon­disi ini tim reaksi cepat (TRC) Ba­dan Penanggulangan Bencana Dae­rah (BPBD) Kabupaten Ba­la­ngan terjun langsung melihat kon­disi titik-titik lokasi rawan ba­n­jir di daerah ini.

Teranyar, beberapa anggota TRC memantau langsung debit air di Bendung Pitap di Desa Nu­ng­ka Kecamatan Awayan,  ke­marin.

Dari hasil pantauan tersebut, de­bit air di satu-satunya bending ya­ng ada di Bumi Sanggam ter­se­but hingga saat ini masih ter­pantau normal, meski mengalami ke­naikan.

Kasi Kedaruratan BPBD Ba­langan, Muhammad Syuhada me­ngatakan, kenaikan debit ait di Bendung Pitap di karenakan di­gu­yur hujan memang terjadi, na­mun ntuk kondisi debit air saat ini masih dalam keadaan.

Dalam setiap penyisiran atau pe­ng­ecekan lokasi rawan banjir, me­nurut Syuhad, TRC selalu mel­engkapi diri dengan bebe­rapa pe­rahu karet sebagai antisipasi evakuasi warga jika terjadi ban­jir.

“Saat kondisi dengan in­tensitas hujan tinggi terjadi, kami me­mang langsung turun untuk me­mantau. Ini bentuk kesiagaan da­lam menghadapi musim yang ma­sih ektream,” ungkapnya.

Adapun sejumlah titik yang di­pantau pihaknya, kata Syuhada yak­ni, beberapa titik di Ke­ca­matan Paringin Selatan, Paringin, Juai dan Awayan yang memang se­muanya itu menjadi daerah ra­wan banjir selama ini.

Sehari sebelumnya, menurut Syu­hada, memang sempat terjadi ba­n­jir di Desa Lingsir dan Ka­la­dan Kecamatan Paringin akibat me­lu­apnya sungai setempat.

“Namun banjir akibat luapan su­ng­ai karena intensitas hujan ti­ng­gi ini, tidak berlangsung lama na­mun hanya beberapa jam dan kini sudah normal kembali,’’ be­bernya.

Terlepas dari itu, pihaknya kata Syuhada, terus melakukan him­bauan agar warga khususnya ya­ng tinggal di pinggiran sungai dan wilayah rawan banjir agar se­lalu waspada, terlebih saat hu­jan deras turun.

“Kami menghimbau agar war­ga selalu waspada terhadi ter­jadi longsor terlebih saat debit air n­a­ik, karena longsor rawan ter­jadi saat seperti itu. Selain itu, ka­mi juga meminta masyarakat me­laporkan jika ada tanda-tanda ling­kungan disekitarnya rawan ban­jir,’’pungkasnya. SA/mb03

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *