loader image

Sahkan Dua Raperda Jadi Perda, Kinerja Wakil Rakyat Banjarmasin Maksimal

DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin kembali menggelar kegiatan Paripurna Ti­ngkat II, dengan agenda pengesahan dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Adapun dua Raperda yang di­sah­kan yaitu, Peraturan Daerah (Per­da) tentang Retribusi Tempat Rek­reasi dan Olahraga, serta Perubahan ked­ua atas Perda Kota Banjarmasin No­mor 23 Tahun 2010 tentang Pe­doman Penyelenggaraan Lembaga Ke­masyarakatan Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) di wi­layah Kota Banjarmasin.

Ketua DPRD Kota Banjarmasin Hj Ananda menyatakan, rapat pa­ri­pur­na ini menjawab pertanyaan ma­syarakat tentang kinerja wakil rakyat ya­ng dinilai merosot akhir-akhir ini, de­ngan disahkannya dua Raperda men­jadi Perda ini, bisa menjadi pem­buktian bahwa anggota DPRD tetap pr­ofesional, dalam mengemban tugas kedewanan.

“Walaupun kami juga harus bekerja ekstra keras dalam me­ng­ha­dapi Pileg dan Pilpres yang kian de­kat, tetapi kami tetap komitmen dan me­­ngedepankan menyelesaikan tugas ter­sebut,”katanya.Senin (18/3) di­sela-sela kegiatan ra­par paripurna di Aula DPRD Kota Banjarmasin.

Terkait harapan terhadap dua Ra­perda yang disahkan menjadi Per­da sendiri. Untuk Perda tentang Ret­ribusi Tempar Rekreasi dan Olah­ra­ga itu, diharapkan bisa menjadi sum­ber baru bagi Pemerintah Kota (Pem­ko) Banjarmasin, dalam men­i­ng­katkan Pendapatan Asli Daerah (PAD)  untuk mendorong pelayanan publik dan pembangunan in­fras­truk­tur yang lebih baik di Kota Ban­jar­ma­sin.

Kemudian untuk Pembahasan ke­dua atas Perda Kota Banjarmasin No­mor 23 Tahun 2010 tentang Pe­do­man Penyelenggaraan Lembaga Ke­masyarakatan RT dan RW di wi­la­yah Kota Banjarmasin, di­ha­rap­kan­nya juga dapat menjadi payung hu­kum, dalam meningkatkan ke­se­jah­teraan bagi perangkat RT dan RW di kota seribu sungai.

“Kami juga akan terus men­do­rong Raperda lainnya yang masih da­lam tahap pembahasan, agar bisa se­gera diselesaikan, hal ini agar target Per­da yang bisa kami rampungkan pada 2019 ini dapat tercapai,”ungkap politisi Partai Golkar ini.

Wakil ketua DPRD Kota Ban­jar­masin Suprayogi mengatakan, Per­da Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga menjadi payung hukum stak­eholder terkait untuk menggali potensi PAD, dari retribusi tempat rek­reasi dan olahraga, sementara pe­ra­ngkat RT dan RW merupakan uju­ng tombak Pemerintah Kota (Pem­ko) Banjarmasin, sehingga Perda ini pen­ting sebagai payung hukum me­ningkatkan kesejahteraan mereka.

Selanjutnya, dalam kegiatan ra­pat paripurna kali ini, juga digelar kegiatan paripurna tingkat I dengan agenda penyampaian, bahan Laporan Ke­terangan Pertanggungjawaban Wa­li­kota Banjarmasin Tahun 2018 dan penyampaian tiga buha Raperda pra­karsa Pemerintah Kota (Pemko) Ban­jarmasin yakni, Raperda tentang Pem­bangunan Kawasan Industri Ko­ta Banjarmasin.

Kemudian, Perubahan atas Perda Ko­ta Banjarmasin Nomor 21 Tahun 2014 tentang Administrasi Ke­pen­du­dukan dan Perubahan Kedua Atas Per­da Kota Banjarmasin Nomor 13 Ta­hun 2012 tentang Retribusi Pe­layanan Pasar. Bambang S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *